Persaingan untuk merebut jabatan, termasuk jabatan ketua OSIS, memang cukup ketat. Itulah yang dirasakan seorang siswa bernama Laut saat dia mendaftarkan diri sebagai kandidat ketua OSIS.
Sebenarnya apa sih salahnya? Kenapa dia seolah menjadi kandidat terlarang di SMA itu. Jawabannya banyak! Sangat banyak kesalahan si Laut sampai tak termaafkan. Bahkan aku sendiri kalau satu SMA dengannya juga akan marah sama dia.
Penasaran dengan misteri Laut sebagai seorang kandidat terlarang? Yuk, kita bahas novel karya Ana Latifa ini!
Tentang Apa sih Novel Kandidat Terlarang?
Novel Kandidat Terlarang karya Ana Latifa berfokus pada
kisah Langit dengan banyak permasalahan yang dia buat. Dia nakal dan sangat
bermasalah dari SMP. Bahkan semua orang menuduhnya membunuh abangnya sendiri
yang bernama Langit.
Meski tidak ada buktinya, semua jari telah menunjuk ke arah
Laut, bahkan papanya sendiri. Dia diusir dari rumah sejak 3 tahun yang lalu dan
kini menumpang di rumah mboknya. Memang papanya masih memberikan jajan, tapi
dia sudah lelah dengan kelakuan sing Laut.
Karena memang dari dulu anak ini sangat nakal dan nilainya
anjlok. Entah karena alasan apa. Tapi, kini di SMA-nya Laut mencalonkan diri
sebagai kandidat ketua OSIS. Dia dibantu oleh Rinai, rivalnya yang memiliki
rahasia di tangan Laut. Jadi, kayak ancaman demi keuntungan gitu.
Lagi-lagi saat ini Laut terkena kasus lagi. Dia dituduh merencanakan pembunuhan terhadap Rinai yang koma akibat kecelakaan di sekolah. Laut sudah mendapat cap pembunuh kakaknya, kini akan dicap lagi sebagai pembunuh temannya kalau Rinai gak kunjung bangun.
Plus & Minus Novel Kandidat Terlarang
Cerita ini cukup menarik dari blurb yang aku baca. Sampulnya
juga sangat mendukung. Tapi, memang tidak dapat dipungkiri bahwa aku kurang
suka dengan karya ini. Meski begitu, aku akan menyebutkan beberapa hal yang aku
suka dan aku tidak suka di sini. Yuk!
1. Hal yang aku sukai dari novel ini
- Blurb dan sampulnya sangat menarik. Ini adalah penarik minat membacaku.
- Tokoh guru di sini gak langsung menyalahkan siswa. Beliau mencari kebenaran terlebih dahulu dan percaya sama Laut.
2. Hal yang tidak kusukai dari novel ini
- Gaya penulisannya susah dipahami, tidak sederhana, terlalu kompleks.
- Banyak hal yang tidak memiliki alasan di baliknya dan kurang logis.
- Beberapa adegan ditulis dengan sedikit berlebihan.
Review Kandidat Terlarang
Kehidupan remaja memang merupakan masa di mana kita mungkin
berbuat hal nakal atau sangat nakal. Bahkan terkadang kita tidak menyadari
kalau kelakuan kita itu dapat menghancurkan hidup seseorang.
Awalnya mungkin caper, ingin mencari pembenaran diri, tapi
akhirnya malah berujung dengan hal buruk. Merundung teman sekelas adalah hal
yang perlu dimusnahkan. Kalau bisa, para perundung harus dihukum seberat
mungkin.
Siapa peduli mereka masih remaja. Toh mereka juga gak peduli
dengan korban yang mereka rundung, bukan?
Itu adalah yang mendasari Laut terkena imbas karena dulu dia
adalah seorang perundung. Kini dia dicap pembunuh abangnya. Dan sekarang dia
juga kena cap sebagai kandidat terlarang OSIS yang berencana membunuh rivalnya.
Ide cerita ini sangat menarik. Aku bahkan awalnya
menyiapkan waktu dan tempat yang nyaman agar bisa fokus membaca novel ini. Aku berekspektasi sangat tinggi karena bacaan young
adult terakhirku adalah Good Girl, Bad Blood karya Holly Jackson.
Namun, ya, aku dihancurkan oleh ekspektasiku sendiri. Gaya
penulisan novel ini sangat susah dicerna menurutku, sangat tidak cocok
dengan seleraku. Ada banyak sekali karakter di sini. Dan kamu tahu? Nama-nama
karakter di sini adalah salah satu hal yang membuat mood bacaku
berantakan.
Nama-nama mereka sangat aneh; Laut, Langit, Hujan, Rinai,
Milo, dan lain-lain. Entah apa yang membuat si penulis memutuskan untuk memberi
nama tokohnya seperti ini. Entahlah.
Sebenarnya plot di dalamnya cukup bagus. Cuma, cara
eksekusinya yang tidak indah. Sangat berbelit. Terlebih banyak adegan yang
tidak memiliki alasan kuat di balinya. Kayak, kenapa Laut bisa menjadi
perundung bahkan sampai SMA? Kenapa ayahnya sampai mengusirnya seperti itu
padahal Laut dan abangnya sama-sama anak haram?
Ya, aku kurang menikmati ceritanya dan berhasil aku scanning
dalam sehari. Mohon maaf sekali kepada Kak Ana Latifa. Mohon maaf jika review bukuku agak kurang enak dibaca.
Ending-nya juga tidak terlalu memuaskan. Yah, setidaknya bagiku. Meski beberapa tragedi bisa dipecahkan, ada hal-hal yang tidak terselesaikan dan dibiarkan begitu saja. Tapi, mungkin tiap orang akan memiliki pendapat yang berbeda, ya.
Karena novel ini bergenre young adult, mungkin para remaja akan memiliki pandangan yang berbeda. So, kalau kamu penasaran dengan bukunya, kamu bisa membacanya di link di bawah ini, ya.
Rekomendasi Buku dengan Vibe yang Sama
Kalau kamu menyukai novel young adult dengan vibe seperti novel Kandidat Terlarang, aku dapat memberikan beberapa daftarnya. Tenang saja, beberapa daftar rekomendasi yang kusebutkan ini memiliki rating yang bagus menurutku, jadi kamu tidak akan rugi saat membacanya. Check these out!
1. A Good Girl’s Guide to Murder – Holly Jackson
Kasusnya sudah ditutup. Lima tahun lalu, Andie Bell dibunuh pacarnya, Sal Singh. Polisi tahu dia pelakunya. Semua orang di kota tahu dia pelakunya. Pippa Fitz-Amobi tumbuh dengan kisah pembunuhan tersebut. Ketika Pip memilih kasus Andie Bell sebagai topik proyek tahun terakhirnya di SMA, ia mulai mengungkap rahasia yang sangat ingin disembunyikan seseorang. Jika pembunuh sebenarnya masih ada di luar sana, seberapa jauh mereka akan berusaha menyembunyikan kebenaran dari Pip?
2. Good Girl, Bad Blood – Holly Jackson
Pip bukan lagi detektif. Dengan bantuan Ravi Singh, dia meluncurkan siniar true-crime tentang kasus pembunuhan yang mereka pecahkan bersama di tahun lalu. Siniar mereka viral, tapi Pip sudah berjanji pada keluarganya bahwa dia tidak akan jadi detektif lagi. Sayangnya, janji itu terpaksa dilanggar. Seseorang yang dia kenal, menghilang. Tak seorang pun tahu di mana Jamie Reynolds berada setelah malam memorial untuk mengenang Andie Bell dan Sal Singh. Polisi masih bergeming, tak kunjung menyelidiki. Kalau pihak berwajib tidak mau mencari Jamie, Pip yang akan melakukannya. Bisakah Pip menemukan Jamie sebelum sesuatu yang buruk menimpa cowok itu?
3. Podcase – Lia Nurida
“Tolong ....”
Suara rintihan yang terdengar di podcast misteri Podcase milik Briska viral! Ada teori bahwa itu suara Sofia, seorang siswa yang tewas di SMA Lentera Victoria dan konon bergentayangan di kawasan sekolah. Namun, banyak juga yang bilang itu hanya setting-an demi mengejar popularitas. Warganet menuntut pengakuan Briska.
Berlin, gadis cupu yang bersembunyi di balik nama siar Briska, ketakutan! Dia nggak ada nyali untuk mengungkap identitas karena isu trauma masa lalu. Namun, karena semakin tertekan, Berlin akhirnya meminta bantuan Kairo, cowok indigo di sekolah yang bisa berkomunikasi dengan arwah. Mereka berusaha mengungkap suara misteri itu.
Akan tetapi, Berlin dan Kairo nggak menyadari hal besar yang menanti mereka. Sebuah kasus mengerikan yang rasanya tak mampu dihadapi oleh dua orang murid SMA. Sanggupkah mereka menuntaskannya?
4) Kamar 807 Universe karya Riska
Valeny Windyelzy selalu mendapat siksaan yang tiada henti dari ayah dan kedua kakaknya.
Ayin Caroline Abimanyu dibuang oleh keluarganya karena menderita leukeumia.
Sabila Harumi Araya pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri. Janne Leonardo Putri terpaksa keluar dari sekolah karena menusuk kepala sekolahnya sendiri.
Keempat remaja putri tersebut dianggap sebagai pembawa sial oleh keluarga masing-masing, dan akhirnya "dititipkan" ke Asrama Cemara Putih, sebuah asrama eksklusif yang mengusung konsep "ketenangan jiwa dan pengembangan diri". Di sana, mereka berempat ditempatkan di kamar 807.
Semula, kehidupan Windy, Ayin, Sabila, dan Janne di kamar 807 begitu tenang dan menyenangkan. Namun, sejak Kepala Asrama mengusik mereka, kehidupan mereka tak lagi sama...
Berhasilkah mereka berjuang bersama menggapai terang? Atau mereka akan terperangkap pada kegelapan selamanya?
0 Komentar
Komen yang halus-halus aja, ya...